Senin, 10 Oktober 2011

RUANG LINGKUP BISNIS

1.       PENGERTIAN BISNIS & JENISNYA
Pengertian Bisnis
Bisnis adalah suatu keseluruhan aspek kegiatan dalam menyalurkan barang dengam melalui saluran yang produktif, dimulai dengan membeli bahan baku/barang mentah diolah hingga menjadi barang jadi/siap pakai.
Menurut hughes dan kapoor bisnis adalah suatu kegiatan usaha individu yang teroganisir untuk menghasilkan laba dalam bentuk  menjual produk dan jasa, guna mendapatkan keuntungan/laba dalam memenuhi kebutuhan konsumen/masyarakat dalam tingkat tertentu.
Secara konsep, bisnis dapat digambarkan sebagai proses sosial yang dilakukan oleh setiap individu melalui proses penciptaan dan pertukaran kebutuhan dan keinginan akan memiliki suatu produk tertentu yang memiliki nilai atau memperoleh keuntungan.
Jenis-jenis  Bisnis
Monopsoni, adalah keadaan ketika satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas. Kondisi Monopsoni seringkali terjadi dikawasan Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen.  Contohnya : hanya ada yang satu perusahaan di Indonesia yang semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI, yaitu perusahaan Kereta Api.
Monopoli, (dalam bahasa Yunani: monos berarti satu dan polein berarti menjual) yaitu suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada pasar ini adalah seorang penjual atau sering disebut sebagai "monopolis". Seorang monopolis dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan jumlah barang yang akan diproduksi semakin sedikit barang yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut, begitu pula sebaliknya.
Oligopoli, adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.  Pada umumnya mempunyai jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dalam permainan pasar, di mana keuntungan tergantung dari pesaing mereka. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk dari industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi, seperti, industri semen, industri mobil, dan industri kertas.
Oligopsoni, adalah keadaan ketika dua atau lebih pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas.
2.       Tujuan Kebijakan Bisnis
Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis dari bisnis yang mereka tekuni dan merupakan gambaran/cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan dapat dilakukan oleh anggota-anggota organisasi perusahaan. Tujuan bisnis diantaranya :
Profit (keuntungan)                             : berbisnis untuk memperoleh laba.
Growth (pertumbuhan)                       : berbisnis untuk pertumbuhan ekonomi.
Continuity (berkesinambungan)          : berbisnis dengan tujuan kontinu.
Stability (stabilitas)                             : berbisnis untuk kestabilan keuangan.
Public service (pelayanan umum)        : berbisnis untuk membuka pelayanan umum (jasa).
Wellfare (sejahtera)                             : berbisnis untuk kesejahteraan.

Tujuan bisnis dalam ilmu ekonomi: Memperoleh keuntungan yang setimpal.
Tujuan bisnis dalam ilmu sosial: Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen/masyarakat.
3.       Sistem Perekonomian dan Sistem Pasar
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan suatu sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di Negara tersebut. Perbedaan yang  mendasar antara suatu sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur suatu factor produksinya.
Sistem Pasar adalah suatu sitem ekonomi ketika keseluruh kegiatan ekonominya
mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi yang kemudian diserahkan seluruhnya kepada
mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran Adam Smith.
4.       Kesempatan Bisnis atau Usaha
Peluang bisnis adalah kesempatan yang pasti bisa didapatkan seseorang atau lebih dengan mengandalkan suatu potensi diri yang ada dan dengan memanfaatkan berbagai kesempatan baik itu peluang usaha apa saja, yang bisa dengan sigap kita ambil. Cara mencari peluang usaha mulai dari usaha modal dengkul, minim atau gratis sampai usaha yang modal besar sangatlah banyak disekitar kita. Untuk lebih mempermudah cari peluang usaha, marilah kita lihat disekeliling kita sumber-sumber peluang usaha untuk kita kenali, pelajari dan kita kembangkan, sehingga kita mempunyai beberapa pilihan usaha yang kita minati dan sesuai kemampuan kita.
5.       Undur-unsur Penting Dalam Aktivitas Ekonomi
Unsur yang terpenting dalam aktivitas ekonomi adalah Uang.  uang merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia, karena dengan menggunakan uang kita dapat melakukan segala aktivitas ekonomi dalam memenuhi kebutuhan baik yang berupa barang atau jasa, karna uang adalah satuan alat tukar yang digunakan untuk mempermudah kita dalam melakukan suatu transaksi.
6.       Hakikat Bisnis
Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam bentuk produk atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat. Manusia bisnis (businessman) selalu menyadari setiap adanya kebutuhan masyarakat kemudian mencoba untuk melayaninya secara baik, sehingga memberikan kepuasan pada konsumen/masyarakat.
Daftar ciri-ciri dan sifat-sifat profil seorang businessmen :
Ciri – ciri
Sifat
1. Percaya Diri
2. Berorientasikan tugas
3. Pengambil Resiko.
4. Kepemimpinan
5. Keorisinilan
6. Berorientasi ke masa
depan.
7. Jujur dan tekun
1. Keyakinan, kemandirian ,individualitas dan optimisme
2. Kebutuhan
akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan emiliki inisiatif.
3. Memiliki kemampuan mengambil
resiko dan suka pada tantangan
4. Bertingkah laku sebagai pemimpin,
dapat bergaul dengan orang lain dan
suka terhadap saran dan kritik
yang membangun
5. Memiliki inovasi dan kreativitas
tinggi, fleksibel, serba bisa dan
memiliki jaringan bisnis yang luas.
6. Persepsi dan memiliki cara pAndang/
cara pikir yang berorientasi pada
masa depan
7. Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja

Menurut Jenis Kegiatannya, dibagi menjadi 3, yaitu :
Ekstraktif : Bisnis yang melakukan kegiatannya dalam bidang pertambangan contoh : alumunium, batu bara, emas, dll
Agraria : Menjalankan bisnis dalam bidang pertanian contoh : tembakau, beras, cengkeh,budidaya ikan, udang, ternak, dll
Industri/ manufacturing : Bergerak dibidang industri misal : tekstil. garmen, mebel, dll
Jasa : Memenuhi kebutuhan pelayanan jasa misal : jasa kecantikan, pendidikan, perbankan, dll
7.      Mengapa Harus Belajar Bisnis
Dengan adanya bisnis, kita akan mendapat keuntungan yang tak terduga. Menurut saya, sangat disayangkan apa bila kita tidak terjun ke dunia bisnis, sebeb, dengan bisnis kita dapat memperluas pengetahuan kita dan dengan belajar berbisnis, kita pun bias menjadi manusia yg lebih maju.