Artikel
Ekonomi Yang Mengandung Penalaran Dan Argumentasi
Ø Mengenai Penghapusan Kredit Macet
Meskipun sudah dihapus buku dan
dihapus tagih, portofolio kredit macet(bad credit) masih mungkin untuk ditagih
sehingga masih mungkin memberikan pemasukan uang kepada bank. Pemasukan semacam
ini tetap harus dimasukkan ke dalam pembukuan bank yaitu dalam pos penghasilan
lain-lain, sehingga tidak boleh dijadikan sebagai penghasilan pribadi para
pejabat bank menurut Dahlan M. Sutalaksana, write-off didefinisikan sebagai
penghapusbukuan. Dalam konteks perbankan istilah ini biasanya ditujukan untuk
mengeluarkan rekening aset yang tidak produktif dan pembukuan, seperti kredit
macet yang tidak dapat ditagih, namun demikian bank tetap berhak melakukan
penagihan atas kredit macet itu sebisa mungkin. Penghapusbukuan kredit
macet oleh bank pada dasarnya dapat dilakukan oleh bank sepanjang bank yang
bersangkutan mampu untuk melaksanakannya, yaitu mempunyai cadangan dalam jumlah
yang cukup
Keterangan :
- Argumentasi : Meskipun sudah dihapus buku dan dihapus tagih, portofolio kredit macet(bad credit) masih mungkin untuk ditagih sehingga masih mungkin memberikan pemasukan uang kepada bank.
- Penalaran : Sutalaksana, write-off didefinisikan sebagai penghapusbukuan. Dalam konteks perbankan istilah ini biasanya ditujukan untuk mengeluarkan rekening aset yang tidak produktif dan pembukuan, seperti kredit macet yang tidak dapat ditagih, namun demikian bank tetap berhak melakukan penagihan atas kredit macet itu sebisa mungkin.
Ø MEMPERKUAT EKONOMI RAKYAT LEWAT TEKNOLOGI
Ada dua alasan utama kenapa ekonomi
rakyat merupakan suatu isu penting di dalam perekonomian Indonesia. Pertama,
kemiskinan hingga saat ini masih merupakan salah satu masalah serius. Walaupun
jumlah orang miskin sebagai persentase dari jumlah penduduk terus menurun, di
lapangan kenyataannya berbeda, kemiskinan semakin nyata. Tidak hanya itu,
jumlah orang yang rentan terhadap kemiskinan juga banyak,yakni mereka yang saat
ini masih banyak berada di atas garis kemiskinan. Sedikit saja ada goncangan
seperti kenaikan harga pangan atau enerji, mereka langsung jatuh miskin. Kedua,
masalah pengangguran yang juga sulit dituntaskan. Di satu sisi, jumlah penduduk
yang berarti juga jumlah angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan bertambah,
namun disisi lain, kesempatan kerja yang disediakan di sektor formal semakin
terbatas. Karena Indonesia tidak memiliki tunjangan pengangguran seperti di
negara-negara welfare states di Eropa Barat, maka mereka yang tidak mendapatkan
pekerjaan di sektor formal terpaksa melakukan pekerjaan apa saja di sektor
informal. Jadi, sektor informal selama ini berfungsi sebagai pekerjaan the last
resort bagi orang-orang yang tidak mendapatkan pekerjaan di sektor formal.
Keterangan :
- Argumentasi : Di satu sisi, jumlah penduduk yang berarti juga jumlah angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan bertambah, namun disisi lain, kesempatan kerja yang disediakan di sektor formal semakin terbatas.
- Ada dua alasan utama kenapa ekonomi rakyat merupakan suatu isu penting di dalam perekonomian Indonesia.
Ø Aneka Sentimen Tentukan Posisi Indeks Pekan ini
JAKARTA, KOMPAS.com- Aneka sentimen, positif maupun negatif, bakal memengaruhi
pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan sepanjang pekan ini. Penyelesaian krisis
utang di Eropa dan bakal dirilisnya aneka data dari Amerika Serikat menjadi
perhatian dari sisi eksternal. Dari sisi internal, pasar menanti rilis
suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.
Analis HP Sekuritas, Yanuar Pribadi, menyatakan, pekan ini data retail sales dan consumer sentiment AS akan menjadi perhatian pasar disamping krisis Eropa
Analis HP Sekuritas, Yanuar Pribadi, menyatakan, pekan ini data retail sales dan consumer sentiment AS akan menjadi perhatian pasar disamping krisis Eropa
Keterangan
:
1. Argumentasi : Analis
HP Sekuritas, Yanuar Pribadi, menyatakan, pekan ini data retail sales dan
consumer sentiment AS akan menjadi perhatian pasar disamping krisis Eropa
- Penalaran : Aneka sentimen, positif maupun negatif, bakal memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan sepanjang pekan ini
Ø Pasar Asia Awal Pekan Penuh Optimisme
SINGAPURA, KOMPAS.com- Pasar saham Asia dan kurs euro menguat pada awal perdagangan
Senin (10/10/2011). Kenaikan tersebut terjadi setelah para pemimpin Perancis
dan Jerman mengungkapkan rencana komprehensif sebagai jalan keluar dari krisis
utang di zona euro yang sudah berlangsung selama dua tahun ini. Rencana
tersebut akan diungkapkan akhir bulan ini.Gejolak di pasar finansial
terus membuat para pemimpin Eropa tertekan. Kekhawatiran kemungkinan Yunani
atau negara lain mengalami gagal bayar terus membayangi gerakan di bursa.
Keterangan
:
- Argumentasi : Kenaikan tersebut terjadi setelah para pemimpin Perancis dan Jerman mengungkapkan rencana komprehensif sebagai jalan keluar dari krisis utang di zona euro yang sudah berlangsung selama dua tahun ini
- Penalaran : Pasar saham Asia dan kurs euro menguat pada awal perdagangan Senin (10/10/2011).
Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/10/09200483/Pasar.Asia.Awal.Pekan.Penuh.Optimisme.
Ø Jaga Rupiah, BI Aktif di Pasar
JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga
rupiah di bawah 9.000 per dollar AS. Pengurangan cadangan devisa hingga 10
miliar dollar AS menunjukkan BI aktif di pasar. Namun, sentimen penurunan
peringkat utang dari Fitch terhadap Italia dan Spanyol bisa menghambat kenaikan
rupiah.Managing Research Indosurya Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin
(10/1/2011), menyatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS,
akhir pekan lalu, berdasarkan kurs BI di level Rp 8.968 per dollar AS dari
sebelumnya di Rp 8.925 per dollar AS, dipicu diaktifkannya kembali fasilitas
likuiditas 12 bulan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan keinginan Kanselir Jerman
Angela Merkel untuk merekapitalisasi bank-bank Eropa.
Keterangan
:
1.
Argumentasi : Managing Research
Indosurya Securities Reza Priyambada di Jakarta, Senin (10/1/2011), menyatakan,
pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, akhir pekan lalu, berdasarkan
kurs BI di level Rp 8.968 per dollar AS dari sebelumnya di Rp 8.925 per dollar
AS, dipicu diaktifkannya kembali fasilitas likuiditas 12 bulan oleh Bank
Sentral Eropa (ECB) dan keinginan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk
merekapitalisasi bank-bank Eropa.
2.
Penalaran : Bank Indonesia terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga
rupiah di bawah 9.000 per dollar AS. Pengurangan cadangan devisa hingga 10
miliar dollar AS menunjukkan BI aktif di pasar.
Sumber
: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/10/08483558/Jaga.Rupiah.BI.Aktif.di.Pasar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar